Minggu, 20 Oktober 2019

Imam syafi'i dan sahabat

Bismillah

Imam Syafi’i pernah menangis, ketika sahabatnya hendak meminjam uang...

Sang sahabat menjadi merasa tidak enak, lalu dia tanya kenapa beliau menangis.

Ternyata... jawabannya sungguh tak diduga.
“Aku sedih, karena engkau sampai harus datang ke sini hendak meminjam uang. Seharusnya aku tahu kesulitanmu, sebelum engkau hendak meminjam uang padaku”.

Allahu akbar!
Begitu ulama besar memaknai sebuah persaudaraan. Bahwa seorang saudara itu seharusnya “sensitif” terhadap kesulitan saudaranya. Dan bisa membantunya “sebelum ia meminta pertolongan”.

Jika ada saudara antum yang status FBnya “jualan melulu”, status WA-nya barang dagangan, profil picture-nya jualan. Bahkan di hari libur, di hari saatnya santai, ia masih juga jualan...

Jangan suuzhon dulu dengan mengatakan : “jualan melulu !!!!”

Ikhwah fillah... bisa jadi itulah caranya saudara antum berikhtiar keluar dari kesulitannya

Mereka bisa jadi ingiiiin sekali minta tolong pada antum. Tapi rasa iffah mereka, sudah mencegah dari melakukan itu.

Bisa jadi juga mereka pernah minta tolong pada antum, lalu antum berhalangan. Lalu mereka menjadi tidak enak dan tidak pernah minta tolong lagi pada antum.

Maka jika antum menemui kondisi saudara antum seperti di atas, paksakan untuk membeli produk/dagangan mereka