Kamis, 19 November 2015

NASIHAT KUBUR




1). Aku adalah tempat yg paling gelap di antara yg gelap, maka terangilah .. aku dengan TAHAJUD

2). Aku adalah tempat yang paling sempit, maka luaskanlah aku dengan ber SILATURAHIM..

3). Aku adalah tempat yang paling sepi maka ramaikanlah aku dengan perbanyak baca  AL-QUR'AN.

4). Aku adalah tempatnya binatang2  yang menjijikan maka racunilah ia dengan Amal SEDEKAH,

5). Aku yg menyepitmu hingga hancur bilamana tidak Solat, bebaskan sempitan itu dengan SOLAT

6). Aku adalah tempat utk merendammu dg cairan yg sangat amat sakit,  bebaskan rendaman itu dgn PUASA..

7). Aku adalah tempat Munkar & Nakir bertanya, maka Persiapkanlah jawapanmu dengan Perbanyak mengucapkan Kalimah "LAILAHAILALLAH"

Kirim  ini semampumu dan seikhlasmu kepada sesama Muslim, sampaikanlah walau hanya pada 1 org..
Karena, saat kamu membawa Al-Qur'an, setan biasa2 saja.
Saat kamu membukanya, syaitan mulai curiga.
Saat kamu membacanya, ia gelisah.
Saat kamu mmahaminya, ia kejang2.
Saat kamu mengamalkan Al-Qur'an dlm kehidupan shari-hari, ia stroke.
Trus n trus baca & amalkan agar syaitan stroke dan mati.
Ketika anda ingin menyebarkan .. ini, lagi2 syaitan pun mencegahnya.

Syaitan berbisik;
"SUdahlaaaaaah tak usah bersusah payah di SEBARKAN, tak penting , BUANG WAKTU saja, tak mungkin akan di baca "...
Sekecil apapun amal ibadah, Allah SWT menghargainya puluhan kali ganda ..

TANDA-TANDA KIAMAT




Renungan

Suatu tanda bahwa hari kebangkitan akan tiba sebentar lagi::
4:00 pagi kita bangun solat subuh, kemudian kita bersiap2 utk ke tempat kerja, sampai kantor pukul 7:00 pagi, hari masih gelap.
Mungkin kita anggap hari ini akan hujan, jadi abaikan. Masuk kantor, bekerja dan kita lihat pukul 12:00 siang, sudah waktunya makan siang, tapi keadaan masih tetap gelap.

Keluar pintu kantor, suasana masih gelap, hitam pekat seperti malam..
mungkin masih bisa dianggap hari ini akan hujan lagi. Jadi abaikan saja.

Tapi kalo jam 14:00 pm pun hari masih gelap.. pertanda apa itu?..
keesokkan pun sama, nonton tv semua orang kalang kabut menceritakan bahawa dunia ini sudah tidak ada lagi siangnya..dan begitu juga dengan lusa..masih tidak ada lagi matahari..

Tetapi pada hari keempat kita bangun pagi, kita dapat melihat matahari, tetapi jangan terkejut karena matahari telah terbit dari sebelah barat..
Kehebatan ahli dunia akan mengatakan itu fenomena alam, tapi sadarkah, itulah pertanda besar yang paling awal sebelum tibanya hari kiamat!!
Maka telah tertutuplah pintu taubat..

Saat itu, kita akan lihat satu fenomena luar biasa di mana mana
golongan kaya akan keluarkan semua harta utk diinfakkan,
golongan yang tidak pernah baca quran, 24 jam baca quran, 
golongan yang tak pernah solat jemaah akan berlari2 menunaikan solat secara berjemaah..
tapi sayangnya semuanya sudah tidak berguna lagi..

Bismillahirrahmanirrahim.
Kenapa kita tidur saat Allah memanggil? 
Tapi kita sanggup menahan kantuk saat menonton film selama 3 jam?

Kenapa kita bosan, malas, tidak punya waktu untuk membaca al-qur'an? 
Melainkan kita lebih rela membaca timeline twitter, facebook, novel atau bermain games? yang semua itu tiada manfaat

Kenapa kita senang sekali mengabaikan pesan dari Allah? 
Tapi kita sanggup memforward pesan yang aneh-aneh?

Kenapa masjid semakin kecil dan masih selalu terkunci?
 Tapi bar dan club? semakin besar? semakin ramai dan open 24 jam ?

Kenapa kita lebih sangat senang datang ke konser dengan biaya mahal?
 Tapi sangat susah datang ke masjid untuk sholat berjamaah atau ikut pengajian ? gratis lagi..

Apakah anda akan menforward pesan ini?
Apakah anda akan mengabaikan pesan ini karena takut ditertawakan dengan kawan yang lain?

Allah Berkata: "Jika kamu menyangkal Aku di depan teman-temanmu, Aku akan menyangkal kamu pada saat hari penghakiman..."

"Barang siapa yang menyampaikan 1(satu) ilmu saja dan ada orang yg mengamalkan, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala

Alam kubur dan ALQURAN


Pertolongan Al-Quran di Alam Kubur.

Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah SAW bersabda: “Tiada penolong yg lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur’an.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya).

Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang meninggal dunia, ketika orang - orang sibuk dgn kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba -tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan.

Setelah dikuburkan dan orang - orang mulai meninggalkannya, datanglah 2 malaikat. Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab.

Tetapi si tampan itu berkata: ”Ia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimanapun aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan utk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia dimasukkan ke dalam syurga.”

Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata,”Aku adalah Al quran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan".

Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan.”

Setelah para malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia menghamparkan tempat tidur dan permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la. (Himpunan Fadhilah Amal : 609)

Allahu Akbar, selalu saja ada getaran haru selepas membaca hadits ini. Getaran penuh pengharapan sekaligus kekhawatiran. Getaran harap karena tentu saja mengharapkan Al-Quran yang kita baca dapat menjadi pembela kita di hari yang tidak ada pembela. Sekaligus getaran takut, kalau-kalau Al-Quran akan menuntut kita.

Allah…terimalah bacaan Al-Quran kami. Sempurnakanlah kekurangannya.

Banyak riwayat yang menerangkan bahwa Al-Quran adalah pemberi syafa’at yang pasti dikabulkan Allah SWT. Aamiin..

Oleh: Prof. DR. Ahmad Sathori Ismail.

Rabu, 18 November 2015

1 JAM HIDUP TANPA DOSA


1 JAM HIDUP TANPA DOSA
Suatu hari seorang anak kecil datang kepada ayahnya dan bertanya :
”Apakah kita bisa HIDUP TIDAK BERDOSA SELAMA HIDUP kita? “
Ayahnya memandang kepada anak kecil itu dan berkata : ”TIDAK, nak…“
Putri kecil ini kemudian memandang ayahnya dan berkata lagi,
"Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa dalam SETAHUN…?”
Ayahnya kembali MENGGELENGKAN kepalanya, sambil tersenyum kepada putrinya.
”Oh ayah, bagaimana kalau 1 BULAN,
apakah kita bisa hidup tanpa melakukan kesalahan…?”
Ayahnya tertawa…”MUNGKIN TIDAK BISA juga, nak”.
”OK ayah, ini yang terakhir kali…
Apakah kita bisa hidup tidak berdosa dalam 1 JAM saja…?”
Akhirnya ayahnya MENGANGGUK. “Kemungkinan besar, BISA nak”
Anak ini tersenyum lega.
”Jika demikian, aku akan hidup benar dari jam ke jam, ayah…
Lebih mudah menjalaninya, dan aku akan menjaganya dari jam ke jam, sehingga aku dapat hidup dengan benar…“
Pernyataan ini mengandung kebenaran.
Marilah kita hidup dari waktu ke waktu, dengan memperhatikan cara kita menjalani hidup ini.
Dari latihan yang paling kecil dan sederhana sekalipun.
Akan menjadikan kita terbiasa.
Dan apa yang sudah biasa kita lakukan akan menjadi sifat.
Dan sifat akan berubah jadi karakter.
■HIDUPLAH 1 JAM TANPA :
- Tanpa KEMARAHAN,
- Tanpa HATI yang JAHAT,
- Tanpa pikiran NEGATIF,
- Tanpa MENJELEKKANN orang,
- Tanpa KESERAKAHAN,
- Tanpa PEMBOROSAN,
- Tanpa KESOMBONGAN,
- Tanpa KEBOHONGAN,
- Tanpa KEPALSUAN…......
Lalu ulangi lagi untuk 1 jam berikutnya........
■HIDUPLAH 1 JAM DENGAN :
- Dengan KASIH SAYANG KEPADA SESAMA.
- Dengan DAMAI,
- Dengan KESABARAN,
- Dengan LEMAH LEMBUT,
- Dengan KEMURAHAN HATI,
- Dengan KERENDAHAN HATI..
- Dengan KETULUSAN..
●Dan Mulailah dari Jam ini….....
1 jam yang sederhana,
tapi sangat mungkin akan berarti bagi perjalanan 10 tahun kedepan,
bahkan mungkin sampai akhir hayat anda.....
Semoga Bermanfaat

Renungan menjelang maghrib
Hilman Rosyad Syihab

Senin, 02 November 2015

KELUARGA IDAMAN



Yang langka itu...

Istri
yg tunduk patuh pada suami.
yg senantiasa berseri2 saat dipandang.
yg ridha terdiam saat suami marah.
Tidak merasa lebih apalagi meninggikan suara.
Tercantik di hadapan suami.
Terharum saat menemani suami beristirahat.
Tak menuntut keduniaan yg tidak mampu diberikan suaminya.
yang sadar bahwa ridha-Nya ada pd ridha suaminya.

Yang langka itu...
Suami
yang mengerti bahwa istrinya bukan pembantu.
Sadar tak melulu ingin dilayani.
Malu jika menyuruh ini itu krn tahu istrinya sudah repot seharian urusan anak dan rumah.
yang tak berharap keadaan rumah lapang saat pulang krn sadar itulah resiko hadirnya amanah2 yg masih kecil.
yang sadar pekerjaan rumah tangga juga kewajibannya.
yang rela mengerjakan pekerjaan rumah tangga krn rasa sayangnya thd istrinya yg kelelahan.

Yang langka itu...
Anak lelaki
yang sadar bahwa ibunya yg paling berhak atas dirinya.
yang mengutamakan memperhatikan urusan ibunya.
yang lebih mencintai ibunya dibanding mencintai istri dan anak2nya.
yang sadar bahwa surganya ada pd keridhaan ibunya.

Yang langka itu...
Orang tua
yang sadar bahwa anak perempuannya jika menikah sudah bukan lagi miliknya.
yang selalu menasehati untuk mentaati suaminya selama suaminya tidak menyuruhnya kpd perkara munkar.
yang sadar bahwa keridhaan Allah bagi anaknya telah berpindah pd ridha suaminya.

Yang langka itu...
Seorang ibu
yang meskipun tahu surga berada di bawah telapak kakinya.
Tapi tidak pernah sekalipun menyinggung hal tsb saat anaknya ada kelalaian thdnya.
yang selalu sadar bahwa mungkin segala kekurangan pd anak2nya adalah hasil didikannya yg salah selama ini.
yang sadar bahwa jika dirinya salah berucap atau do'a keburukan maka malaikat akan mengijabah do'anya.
.
Yang langka itu...
Anak yang senantiasa mendoakan kebaikan bagi orangtuanya dlm keheningan sepertiga malam terakhir.
Meskipun sehari hari dlm kesibukan rumah tangganya.
Dalam kesibukan usahanya.
Dalam kesibukan pekerjaannya.
.
Yang langka itu...
Orang-orang yg saling memberikan nasehat dalam kebenaran dan kesabaran.
yang saling memaklumi jika hal2 di atas lupa atau lalai dilakukan.
Sehingga saling memaafkan diantara mereka.

Maka rahmat Allah berada diantara mereka.
Dan Allah dgn kemurahanNya memaafkan kesalahan2 mereka.

Yuuk kita jadi yg langka2 ini.... Barakallaahu fiikum

Silahkan dishare, semoga Allah memberikan pahala untuk kita, sebagaimana sabda Rasulullah :

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

"Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang melakukan." [HR. Muslim, 3509]

بارك الله فيكم