Senin, 28 Desember 2015

Maulid dan Natal 2015 BERSAMAAN



ITIBAR BAGI KITA SEMUA :

1.       Berapa banyakkah sahabat muslimmu yang  Mengucapkan selamat kepadamu atas kelahiran nabi Muhammad ?
2.       Berapa banyakkah sahabat muslimmu yang  merayakan Maulid ? atau malah membid’ahkan?
3.       Berapa banyakkah sahabat muslimmu yang   mau membantu perayaan mauled dimasjid-masjid, musola-musola atau di majelis taklik-majelis taklim ?Lalu……..

·         Berapa banyak sahabat NON muslimmu yang….. jangankan mengucapkan selamat mauled, tahu bahwa tgl 24 desember 2015 adalah peringatan  lahirnya nabi Muhammad pun belum tentu mereka perduli, apalagi bila mauled bukan tanggal 24 Desember..  ingat tahun 2016 maulid tidak lagi jatuh di tgl 24 tapi 12 Desember 2016 (12 Rabiul awal) apakah mereka mengucapkannya untukmu..?


Wahai sahabat muslim…
dimana akidah kita ? bukankah orang yang cinta itu, ia senantiasa ingat dan menyebut orang yang dicintainya….
Maka peristiwa kemarin  yang manakah yang paling kita ingat (memberi selamat)..? ucapan yang kalian berikan menunjukan bentuk kecintaan kalian.. atau itukah yang kalian sebut  toleransi ?

Wahai sahabat non muslim…
Bila kalian tidak tahu atau bahkan tidak perduli bahwa kelahiran nabi kami jatuh pada tanggal 24 Desember maka hal itu tidak menjadi masalah bagi kami, itulah yang kami sebut  “lakum dinukum waliyadin” bagimu agamamu bagiku agamaku.
Lalu bila kalian tidak mengucapkan selamat atas kelahiran nabi kami, maka kamipun tidak menganggap kalian orang-orang yang tidak ber TOLERANSI.

Pesan
Wahai sahabat nonmuslim, bertoleransi  dan tolong menolong dalam urusan dunia dengan menjaga keamanan, ketertiban, kenyamanan hidup bertetangga bermasyarakat dan bernegara, tolong menolong dalam kebaikan itulah toleransi kami umat muslim, tidak dalam urusan agama, ibadah dan penyembahan kepada Allah SWT.

Wahai sahabat muslim, mari senantiasa perbaharui iman kita.. karena kadang pagi kita beriman mungkin siang tidak, kadang malam beriman pagi kita tidak… mari perbahuri dengan banyak dating ke masjid, majelis taklim, majelis ilmu dan mendekatlah kepada para ulama… mari perbaiki akidah kita, jangan sampai kita seperti buih dilautan...

Usikum wa iyyaya bitakwallah

Tidak ada komentar: